Sidebar Ads

4 Cara Hadapi Bos yang Super Detail

 

Ilustrasi, sumber foto: thoughtco.com

Dalam dunia kerja ada istilah micromanagement yang biasanya dilekatkan pada gaya kepemimpinan atas yang suka mengawasi secara berlebihan. Memiliki atasan dengan gaya kepemimpinan yang super detail memang bisa membuat kita tidak nyaman, bahkan sakit hati. Bagaimana tidak, bos tipe ini akan selalu mengecek hasil pekerjaanmu setiap saat, dan mengingatkan dirimu berkali-kali meski sudah mengetahuinya dengan baik.

Bahkan, ada atasan yang terlalu penasaran sehingga terlihat curiga dan tidak mempercayai karyawannya. Nah, bagi kamu yang memiliki tipe atasan seperti ini, cara terbaik untuk menghadapinya adalah dengan menerapkan 4 sikap berikut ini.

1. Mengurangi semua kemungkinan yang membuat sisi micromanagement-nya muncul

Yup, salah satu cara terbaik untuk menghadapi tipe bos yang super detail dan kepo adalah dengan mengurangi kemungkinan yang membuatnya mengecek dirimu sepanjang waktu. Pertama-tama, tanyakan pada dirimu, apakah pekerjaan yang telah dilakukan selama ini telah selesai sesuai dengan tenggat waktu? Apakah kamu cukup produktif? Apakah kamu selalu tepat waktu untuk bekerja? Jika ada jawaban tidak, saatnya memperbaiki dan meningkatkan segala sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan hingga kinerja pekerjaanmu.

2. Persiapkan apa yang dia inginkan dan butuhkan sebelum dia mengingatkan dirimu

Ketika kamu memiliki tugas yang harus diselesaikan, jika memungkinkan cobalah untuk menyampaikan hasil pekerjaanmu satu atau dua hari sebelum tenggat waktu. Dengan melakukan ini, kamu tidak akan mendengarkan kata-katanya yang terus memastikan dirimu melakukannya dengan baik. Sebagai bonus, kamu juga bisa mengasah skill agar bisa bekerja cepat di bawah tekanan.

3. Melakukan update rutin sebelum dia menanyakannya padamu

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, salah satu karakteristik dari atasan tipe micromanagement adalah detail yang super. Dia akan mengirimi kamu banyak email atau datang ke mejamu secara langsung untuk mengingatkan dirimu untuk melakukan pembaruan rutin. Sebelum dia melakukannya, kirim pembaruan pekerjaanmu secara berkala. Tunjukkan bahwa kamu adalah karyawan yang bertanggung jawab yang tidak perlu selalu diingatkan.

4. Sampaikan secara tersirat

Menyampaikan ketidaknyamananmu dalam gaya kepemimpinan atasan cukup berisiko. Namun, ada hal lain yang bisa kamu lakukan untuk menunjukkan ketidaknyamananmu dengan gaya kepemimpinannya. Contohnya adalah meminta atasanmu untuk memberi kamu kepercayaan dalam menyelesaikan sebuah proyek kecil. Katakanlah kamu akan memberikan hasil kerja yang maksimal dan bersedia menerima semua masukkan setelah pekerjaan selesai. Seiring waktu, dia akan menyadari bahwa dia tidak harus selalu memeriksa dirimu.

Semoga 4 tips ini bisa membantu kamu dalam menghadapi gaya kepemimpinan atasan micromanagement, ya.

Situs Bolatangkas Terpercaya | Agen Tangkasnet Online | Agen Bolatangkas Terpercaya

Posting Komentar

0 Komentar