Sidebar Ads

4 Cara Atasi Terpojok Saat Menyampaikan Pendapat di Kantor

 

Ilustrasi, sumber foto: blog.lingoda.com

Pernahkah kamu pas saat meeting, lalu punya banyak ide, tetapi ketika kamu mengatakan itu semua ditolak mentah-mentah, bahkan kamu seperti 'diserang' oleh rekan kerja? Komunikasi dengan orang-orang di kantor memang tidak selalu lancar. Terkadang kita harus menerima feedback yang membuat kita tidak nyaman. Akibatnya, "diserang" bisa tampak defensif. Nyatanya, sikap berpikiran terbuka juga teruji dalam situasi ini. Untuk itu, agar dapat mengendalikan keadaan saat situasi tersebut terjadi, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, Simak dibawah ini, ya.

1. Ciptakan Momen untuk Berpikir

Ketika merasa 'diserang' dan kamu perlu mengendalikan situasi, kamu tidak ingin emosimu justru mengambil alih dan tampak terlalu defensif. Pertahankan pikiran jernihmu bekerja di sini dengan menciptakan momen untuk berpikir cepat. Misalnya mencari celah untuk menarik napas sejenak. Tentu saja sepertinya tidak menarik napas. Tetapi cobalah untuk menjatuhkan pulpen di atas meja seolah-olah secara tidak sengaja, lalu ambillah waktu sejenak untuk menarik napas saat kamu meraih pulpen tersebut. Menarik napas akan membuat kamu lebih rileks, dan saat kamu lebih tenang pasti bisa berpikir lebih jernih. Ingin meluangkan lebih banyak waktu untuk berpikir? Setelah mengambil pulpen, cobalah berpura-pura menulis sambil mencuri momen berpikir.

2. Ubah Perspektif

Cara lain untuk tetap tenang adalah mengubah perspektifmu. Anggaplah bahwa pendapat rekan kerja yang tampak menyinggung bukanlah terhadap dirimu, melainkan ke tengah objek yang sedang dibahas. Jadi dalam hal ini kamu mengubah posisi sehingga kamu dan rekan kerja merasa bahwa objek yang perlu dilihat bersama tidak saling menyerang.

3. Jawab dengan respon seperti penasaran

Daripada merasa tersinggung dan kemudian menanggapi dengan nada tinggi, cobalah menanggapi dengan tanggapan seperti orang yang antusias dan ingin tahu. Lalu coba tanyakan. Karena bertanya bukan berarti kamu tidak setuju. Misalnya: “Wah, opinimu adalah sesuatu yang baru. Saya tertarik untuk memahami lebih banyak. Bisakah kamu memberi tahu saya bagaimana kita dapat mempertahankan caramu dalam jangka panjang? “Dengan respon seperti ini, kamu tidak terlihat emosional dan orang-orang yang ada di ruangan bisa mendapatkan jawaban juga.

4. Tinggalkan Asumsi di Pikiranmu untuk Sementara

Ketika kita memasuki ruang rapat dan kita membawa ide atau pendapat, itu berarti asumsi sebelumnya sudah terbentuk. Namun, tidak semua orang memiliki asumsi yang sama. Terkadang perdebatan terjadi karena kita mulai dari asumsi yang berbeda. Dari situ ada sisi dimana kita tidak saling memahami. Jadi saat suasana terlihat mencekam, usahakan untuk meninggalkan semua asumsi di benakmu agar tidak salah paham.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendinginkan suasana saat merasa bahagia. Semoga berhasil!

Situs Bolatangkas Terpercaya | Agen Tangkasnet Online | Agen Bolatangkas Terpercaya

Posting Komentar

0 Komentar