Baliho yang berukuran kurang lebih 5x8 meter bertuliskan tentang 'SELAMAT DATANG IMAM BESAR UMAT ISLAM INDONESIA' Al Habib Muhammad Rizieq Syihab di Tanah Air Tercinta Indonesia telah terpampang di Jalan KS Tubun, Jakarta Pusat. Baliho itu telah dipersiapkan yang bertujuan untuk menyambut kabar kepulangan Habib Rizieq Shihab ke tanah air.
Sekertariat DPP 212, Oji, sampai saat ini belum bisa menyebutkan secara pasti mengenai jadwal kepulangan Habib Rizieq ke Tanah Air. Akan tetapi, dia menyebutkan, untuk jadwal kepulangan akan disampaikan sendiri oleh Rizieq.
"Nanti akan disampaikan langsung oleh Al Habib Muhammad Rizieq Syihab. Untuk sementara, kami belum tahu jelas kapan Habib Rizieq pulang," ucap Oji, Senin 26 Oktober 2020.
Ketika ditanya lebih jauh mengenai persiapan apa saja yang akan dilakukan untuk menyambut kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia, Oji pun enggan membeberkan secara rinci. Karena, kewenangan untuk berbicara kepada awak media belum mendapat lampu hijau.
"Harusnya kalau mau wawancara wartawan buat janji dulu," ucapnya.
Pantauan di Markas Front Pembela Islam (FPI) yang berlokasi di Jalan Petamburan III Jakarta Pusat tampak sepi. Terlihat hanya terdaoat beberapa orang yang sedang memperbaiki jalan di depan Markas FPI itu.
Menurut seorang warga, hal itu dilakukan bertujuan untuk menyambut kepulangan Habib Rizieq Syihab ke Indonesia.
"Iya bener itu yang ada orang lagi nyemen jalan. Kalau di depan dan samping 212 mart itu kantor DPP-nya," ucapnya.
Seperti yang diinformasikan, isu mengenai kepulangan Habib Rizieq sempat mencuat beberapa waktu lalu, di mana Slamet Ma'arif selaku Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, mengklaim bahwa cegah-tangkal (cekal) terhadap Habib Rizieq Shihab telah resmi dicabut. Habib Rizieq Shihab saat ini sedang mengurus proses untuk segera pulang ke Indonesia.
"Pada hari ini, IB-HRS secara resmi sudah dicabut cekalnya dan sudah dibebaskan dari denda apapun, karena IB-HRS tidak bersalah. Selanjutnya, IB-HRS menunggu proses administrasi bayan safat (exit permit) dan pembelian tiket, serta penjadwalan kepulangan ke Indonesia," ucap Ma'arif berdasarkan keterangan resminya, Selasa, 13 Oktober 2020.



0 Komentar