PUPR alias Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan membangun gedung kuliah bagi empat politeknik di Jawa Timur. Hal itu bertujuan dalam rangka mendukung pendidikan kejuruan.
Basuki Hadimuljono selaku Menteri PUPR menyebutkan bahwa rehabilitasi fasilitas pendidikan merupakan instruksi oleh Presiden Joko Widodo kepada Kementerian PUPR untuk dapat mempercepat pembangunan dan rehabilitasi 10.000 sekolah, madrasah, dan lanjutan Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP) Perguruan Tinggi Negeri (PTN)/Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia.
”Kami lanjutkan pembangunan sarana pendidikan guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Manfaatkan fasilitas yang sudah dibangun. Generasi mendatang harus lebih pintar karena fasilitasnya lebih baik,” ucap Menteri Basuki seperti dilansir dari Antara di Jakarta, Selasa (20/10).
Anggaran pada tahun 2020, akan diselesaikan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan di empat politeknik di Provinsi Jawa Timur, antara lain Politeknik Negeri Madiun, Politeknik Negeri Malang, Politeknik Negeri Madura, dan Politeknik Negeri Jember dengan jumlah total anggaran sebesar Rp 235 miliar. Pembangunan fasilitas pendidikan Politeknik Negeri Madiun juga meliputi gedung administrasi bisnis 2 dan gedung jurusan komputer akuntansi kampus 2 dengan anggaran APBN sebesar Rp 36,8 miliar. Pekerjaan konstruksinya dilakukan oleh kontraktor PT Trisna Karya sejak tanggal kontrak 24 Maret 2020 dan ditargetkan harus selesai pada bulan Desember 2021.
Sementara untuk dukungan infrastruktur pendidikan Politeknik Negeri Malang telah meliputi gedung kuliah, laboratorium, dan bengkel Jurusan Teknik Mesin dengan biaya APBN sebesar Rp 136,2 miliar. Untuk pekerjaan konstruksi Politeknik Negeri Malang dilaksanakan oleh kontraktor PT Waskita Karya sejak bulan Juli 2020 dan ditargetkan akan selesai pada bulan Juli 2021. Hingga kini progres fisiknya telah mencapai sekitar 8 persen.
Sedangkan pembangunan untuk Gedung Kuliah Prodi Teknik Mesin Alat Berat Politeknik Negeri Madura yang di anggarkan APBN sebesar Rp 28,2 miliar. untuk pekerjaan fisik telah dilaksanakan sejak tanggal kontrak 13 Maret 2020 oleh kontraktor pelaksana PT Tureloto Battu Indah, dengan progres sampai saat ini telah mencapai 75,6 persen.
Dan untuk Gedung Jurusan Peternakan Politeknik Negeri Jember dengan ruang lingkup pekerjaan persiapan, pekerjaan struktur beton, pekerjaan rangka atap, pekerjaan arsitektur, pekerjaan mekanikal dan elektrikal, pekerjaan infrastruktur, telah dikerjakan selama 270 hari kalender dilaksanakan oleh PT Dutakarya Prathamaunggul yang terkontrak pada 17 September 2020 dan diperkirakan akan selesai pada Juni 2021, dan progres sampai saat ini telah mencapai 0,87 persen.
Pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendidikan di empat Politeknik di Jawa Timur tersebut telah dikerjakan Kementerian PUPR melalui Direktorat Prasarana Strategis, Ditjen Cipta Karya mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2019 perihal Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.



0 Komentar