Sidebar Ads

Kenali Manfaat Berdoa untuk Kesehatan Mental

 

Ilustrasi berdoa bersama [shutterstock]


3Tangkas - Segala hal yang kamu inginkan bisa tercapai dengan usaha yang maksimal. Namun,  terkadang usaha saja tidak cukup. Bagi sebagian orang, usaha perlu diiringi dengan doa supaya keinginannya cepat dikabulkan. Menurut para teolog, doa punya definisi yang amat luas.  Ada banyak bentuk dari doa, mulai dari diucapkan, spontan, berulang-ulang atau hanya diam. Namun, doa umumnya didefinisikan sebagai “percakapan yang mendalam dengan Yang Kuasa.”


Apapun bentuknya, berdoa ternyata mampu memberikan berbagai manfaat kesehatan mental. Manfaat berdoa untuk kesehatan mental bahkan telah dibuktikan dengan beberapa penelitian ilmiah. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini. 


Manfaat Berdoa untuk Kesehatan Mental


Melansir dari Psychology Today, penelitian yang dipimpin oleh Profesor Harvard Tyler VanderWeele menemukan bahwa orang dewasa yang berdoa setiap hari cenderung berisiko lebih rendah untuk mengalami depresi. Selain itu, orang yang berdoa setiap hari ternyata memiliki tingkat kepuasan hidup, harga diri, serta pengaruh positif yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan orang yang tidak pernah berdoa. 


Studi lain yang dilakukan oleh The California Mental Health & Spirituality Initiative pun menemukan hasil serupa. Penelitian ini mengambil sudut pandang lebih dari 2.000 orang yang memiliki masalah kesehatan mental. Hasilnya, lebih dari 80% setuju bahwa hal spiritual amat penting untuk kesehatan mental mereka. Lebih lanjut, berikut manfaat berdoa untuk kesehatan mental lainnya:


1. Menenangkan


Perasaan gelisah bisa menjadi pertanda awal masalah kesehatan mental. Doa bisa seperti mantra yang memberikan ketenangan dan menurunkan kegelisahan kamu. Saat berdoa, seseorang seakan-akan masuk ke dalam sebuah gelembung yang tidak bisa diganggu orang lain. Perasaan khusyuk tanpa distraksi inilah yang memberikan efek ketenangan bagi para pendoa. Bila dilakukan secara rutin, bukan tidak mungkin berdoa bisa mendatangkan manfaat kesehatan mental lainnya.


2. Mengatasi Kesepian


Kesiapan dan merasa sendiri terlalu lama dapat membuat seseorang mengalami depresi. Saat berdoa, tidak akan ada batasan komunikasi antara kamu dan Tuhan. Ini bisa menjadi metode yang efektif untuk mengusir rasa kesepian, terlebih untuk orang-orang yang merasa terisolasi secara sosial. 


3. Membantu Proses Penyembuhan


Percaya atau tidak, tetapi berdoa ternyata dapat membantu pemulihan dari masalah kesehatan mental. Studi yang dilakukan oleh Rob Whitley, seorang investigator Douglas Hospital Research Center di Kanada menemukan, bahwa partisipan yang mengikuti penelitiannya mengaku bahwa berdoa adalah salah satu faktor yang mempercepat kesembuhan mereka. 


4. Bikin Panjang Umur


Studi yang dipublikasikan tahun 2017 menghasilkan temuan menarik seputar frekuensi berdoa ke gereja dengan usia seseorang. Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa partisipan yang sering datang ke gereja setiap minggunya ternyata 55% lebih panjang umur. Kesimpulan dari penelitian ini diperoleh setelah melakukan tindak lanjut hingga 18 tahun kemudian. 


5. Mencegah Depresi


Efek menenangkan dari berdoa ternyata mirip seperti saat seseorang melakukan yoga dan meditasi. Hati yang tenang tentunya berkorelasi dengan tingkat depresi yang lebih rendah. Bukan cuma mitos, pernyataan ini telah didukung dengan sebuah studi pada tahun 2019 dari tim University of Mississippi, Amerika Serikat. Hasilnya, pasien yang menjalani sesi berdoa selama 6 pekan merasakan lebih sedikit gejala depresi dan cemas berlebih. 

Posting Komentar

0 Komentar