Sumber : @Blackcoffeerocknroll
3Tangkas - Band rock legendaris Powerslaves terus berkomitmen untuk tetap produktif di tengah pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung. Kali ini, melanjutkan kampanye untuk menyelamatkan karya-karya lama mereka, Powerslaves kembali merilis single berjudul "Jika Kau Mengerti" dalam versi baru.
Sebelumnya, versi asli lagu "Jika Kau Mengerti" masuk dalam album keempat mereka yang berjudul Powerslaves (2001). Heydi Ibrahim (vokal), Anwar Fatahillah (bass), Wiwiex Soedarno (keyboard), dan Agung Yudha (drum) bukannya tidak mau memproduksi single baru, namun ada alasan lain di balik keputusan mereka untuk merilis kembali lagu lama mereka.
Lagi-lagi band rock asal Semarang ini berusaha menyelamatkan karya-karya mereka di masa lalu. Data master dari lima album pertama Powerslaves adalah milik label yang mendukung mereka pada saat itu, sehingga lagu-lagu tersebut harus direkam ulang untuk diarsipkan di platform digital.
“Lagu baru sangat memungkinkan dibuat karena materi dasar sudah ada beberapa dan bukan hal yang sulit bagi Powerslaves untuk membuat sebuah karya. Kami tidak mati ide. Kalau mau menggali karya Powerslaves enggak akan ada habisnya. Bukannya sombong. Kami sudah digembleng di zaman analog," kata Anwar Fathillah kepada awak media baru-baru ini.
Dalam merilis ulang lagu ini, tentunya memiliki formula agar ada perbedaan dengan lagu versi aslinya. Yang cukup terdengar adalah teknik menyanyi sang vokalis.
“Versi sekarang ini jelas lebih full power, terutama dari teknik vokal Heydi Ibrahim di mana dia tidak lagi bernyanyi menggunakan falset seperti yang terdengar di album Powerlsaves. Dari segi keseluruhan sound (mixing dan mastering) juga lebih keluar roh rock-nya," lanjut Anwar.
Selain itu, perbedaannya juga pada karakter suara keyboard. Wajar saja, pada versi aslinya, suara keyboard berasal dari jemari Edot, sedangkan pada versi terbaru dimainkan oleh Wiwiex Soedarno.
“Saya berusaha mempertahankan not yang sudah cukup lama melekat di kuping pendengar dengan melakukan eksplorasi sound yang lebih kekinian juga dengan pola yang lebih modern,” kata Wiwiex Soedarno.
Namun, Wiwiex tidak serta merta mengubah aransemen keyboard secara signifikan, karena lagu ini meledak di eranya. Oleh karena itu, ada beberapa karakteristik yang harus dipertahankan.
“Yang membedakan versi orisinal dengan versi baru lebih ke sound meskipun basic-nya sama yaitu piano Hammond. Tapi, orkestrasinya sekarang saya buat lebih berasa live," lanjut Wiwiex.
Situs Bolatangkas Terpercaya | Agen Tangkasnet Online | Bolatangkas Terpercaya | 3Tangkas


0 Komentar