Sumber : Istimewa
3Tangkas - Fade2Black tampaknya ingin membuat musik sesederhana mungkin melalui pemilihan notasi, reff yang mudah didengar, dan kerangka lagu simple untuk bunyi-bunyian instrumen di mini album OPSI. Ini dapat dibilang berbeda dari karya mereka sebelumnya.
OPSI merupakan mini album berisi enam lagu Fade2Black. Mendengarkan OPSI ibarat tengah mengendarai kendaraan baru dengan tampilan lawas. OPSI terkesan ringan, modern, namun beda, itulah atmosfer yang didapat dari OPSI.
Dalam hal pesan, lirik khas mereka dalam album ini juga lebih mudah untuk dicerna daripada sebelumnya dan juga dipenuhi dengan rasa optimisme. Lirik Fade2Black di dalam OPSI ini seperti ingin meyakinkan para pendengarnya bahwa tidak ada yang lebih baik daripada berharap hal baik.
Fade2Black rupanya membaca suasana bahwa kebanyakan rapper hari ini menulis lirik dipenuhi dengan ke-nihil-an atau egotrip dan bragging yang berlebihan. Secara sederhana, Fade2Black sepertinya tidak ingin mengikuti alur yang sedang ramai saat ini, Fade2Black tetap dengan alur mereka yang optimis dan kritis terhadap kondisi sosial.
Namun, meskipun secara lirik memang ringan khas mereka. Untuk sisi teknik rapping baik Santoz, Cokie, Tito atau Eza mengalami kemajuan. Sebagai contoh, dengar bagaimana Tito dan Eza bermain twist dan staccato dalam berjudul lagu FIN(e), atau bagaimana Santoz rapping sepadat mungkin di dalam lagu berjudul TANTANG DUNIA.
Dan dengar juga saat Cokie menambah beberapa kosa-kata lirik yang berbeda dalam lagu berjudul FAKE AS FU*K. Mereka berempat menyuguhkan sesuatu yang berbeda dari album-album sebelumnya.
Ada satu hal yang harus digaris bawahi untuk mini album OPSI ini. Semua track diisi vokal mereka berempat, tanpa feature musisi lain sama sekali kecuali untuk beberapa instrumen musik.
Untuk bagian yang bernyanyi, semua diambil alih oleh Tito. Alasannya, diantara mereka berempat yang paling tahu nada dan gak fals hanya Tito.
Single pertama dari mini album OPSI ini adalah Dia Yang Bertahan. Lagu Dia Yang Bertahan menceritakan kejadian keseharian masyarakat blue collar, dimana bekerja dan bekerja adalah cara yang saat ini paling baik dilakukan.
Diselingi curhat selingan seperti “demi alasan anak, demi pelunasan pinjaman” atau “bertahan demi hepeng” dan sebagainya.

0 Komentar