Warga Kediri, Jawa Timur dikejutkan dengan munculnya awan berbentuk cincin di atas langit di kawasan setempat pada Selasa, 1 Desember 2020. Peristiwa alam ini pun sempat heboh di dunia maya.
Berdasarkan informasi dan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda Surabaya, sangat memungkinkan terbentuknya awan cincin dari "asap buangan" pesawat TNI AU yang bermanuver di udara.
Seorang warga Kota Kediri, Fendhy Plesmana (40 tahun), mengaku melihat penampakan awan berbentuk cincin setelah melihat foto yang diunggah temannya di akun WhatsApp miliknya. Segera setelah itu dia mengambil ponselnya dan mengambil gambar awan yang dimaksud. "Saat itu sekitar pukul 09.30 WIB," ujarnya kepada wartawan.
Peristiwa alam unik yang mengguncang jagat maya ini menarik perhatian BMKG Juanda Surabaya. Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Juanda Surabaya Teguh Tri Susanto mengakui, setelah melakukan pengecekan di Menara TNI Angkatan Udara di Madiun, diketahui saat itu ada pesawat latih yang wilayah penerbangannya mencapai Kediri. Atas dasar itu, lanjut Teguh, sangat mungkin awan cincin yang terbentuk di langit Kediri itu merupakan buah dari gerakan kontrail pesawat latih TNI AU.
"Contrail adalah jejak uap air yang terkondensasi dari hasil pembakaran mesin pesawat," tegasnya kepada wartawan. Saat uap air menghantam udara dingin, kata Teguh, uap air berubah menjadi kristal es yang meninggalkan jejak awan putih salju. Jejak kondensasi dapat dilihat hanya dalam beberapa detik atau menit. "Bisa terlihat berjam-jam, tergantung kondisi atmosfer," ujarnya.



0 Komentar